Phantom Limbs: Pengaruh, Haptics dan ‘Partes De Mucha Gente’ di Nuestra Parte De Noche karya Mariana Enriquez
Abstrak Dalam Nuestra parte de noche ( Bagian Kami di Malam Hari ) karya Mariana Enriquez , desakan untuk menceritakan luka-luka busuk dan anggota tubuh yang terpotong berusaha untuk menghidupkan kembali kiasan-kiasan yang stagnan, untuk menyoroti kekejaman jasmani…
Read More »Mewakili dengan Melibatkan Warga untuk Berpartisipasi: Analisis Kasus Anggota Dewan Lokal ( comuneros ) di Kota Buenos Aires
Abstrak Makalah ini meneliti strategi partisipatif yang dipromosikan oleh anggota dewan lokal (dikenal sebagai comuneros ) di Kota Buenos Aires, mempertanyakan dikotomi antara partisipasi dan representasi. Berdasarkan penelitian kualitatif yang dilakukan antara tahun 2012 dan 2023, kami berpendapat…
Read More »Dimanakah “Kegembiraan Amerika Itu”?: American Street (2017) karya Ibi Zoboi sebagai Novel Politik Abad ke-21 tentang Batasan Mimpi Haiti/Amerika
Abstrak Mitos American Dream, yang merupakan produk dari keistimewaan Amerika, selalu membela bahwa Amerika Serikat adalah negara dengan mobilitas ke atas yang sangat baik. Meskipun demikian, dalam dua dekade terakhir, banyak akademisi, ekonom, dan bahkan politisi telah mengakui…
Read More »De Quincey yang menyamar sebagai sarjana berwajah Janus dalam Confessions of an English Opium-Eater
Abstrak Artikel ini menyorot subjudul Confessions of an English Opium-Eater karya De Quincey tahun 1821 , “Being an Extract from the Life of a Scholar,” dan meneliti kompleksitas interdisipliner dan kultural dari penggunaan kata “scholar” oleh De Quincey….
Read More »Anti-Kegelapan, Kanonik, dan (Kesalahan) Identifikasi dalam Ein von Schatten begrenzter Raum karya Emine Sevgi Özdamar
Abstrak Esai ini mengeksplorasi kehadiran bahasa dan kiasan anti-kulit hitam yang mengganggu dalam novel Emine Sevgi Özdamar yang baru-baru ini terkenal, Ein von Schatten begrenzter Raum . Mengacu pada analisis klasik Toni Morrison dalam Playing in the Dark…
Read More »Puisi Iklim: Puisi Ekologi Kontemporer dan Pembuatan Ulang Elegi
ABSTRAK Salah satu manifestasi dari krisis ekologi yang berjenjang yang menjadi ciri masa kini kita adalah melemahnya rasa akan masa depan. Eskalasi krisis iklim yang tak terelakkan, yang amplifikasinya sudah tak terelakkan mengingat karbon yang sudah ada di…
Read More »“Kerapuhan Ableist” dan Stres Kronis dalam Memoar Orang Tua Non-Autis dari Jerman 1
Abstrak Esai ini mendefinisikan “kerapuhan ableis” dalam konteks pengasuhan anak autis non-autis melalui analisis memoar Tessa Korber Ich liebe dich nicht, aber ich möchte es mal können (2012). Kerapuhan ableis diambil langsung dari istilah kerapuhan dalam White Fragility…
Read More »Estetika realisme etika: Mewakili korban perang dalam “Vergissmeinnicht” karya Keith Douglas
Abstrak Makalah ini mengkaji “Vergissmeinnicht” karya Keith Douglas melalui konsep yang saya sebut “estetika realisme etis” untuk menggambarkan pendekatan Douglas dalam merepresentasikan korban perang. Konsep tersebut mengacu pada cara representasi yang menggabungkan realisme yang gamblang dengan tanggung jawab…
Read More »Daratan dan Laut: Kapitalisme Maritim, Batas-batas Terestrial dan Mediasi Sastra Mereka di Argentina Abad Kesembilan Belas
Abstrak Makalah ini bergulat dengan dua lanskap penting ekstraksi abad kesembilan belas Argentina dan mediasi mereka melalui literatur: kapitalisme maritim dan akumulasi primitif. Pertama, ia menggambarkan utopia akuatik Domingo Faustino Sarmiento, dengan fokus pada Amerikanisme-nya, persamaannya antara lautan…
Read More »Menginginkan Sesuatu yang Tidak Ada: Simone Weil, Asketisme dan Psikoanalisis
1 Mulia dan Konyol Untuk sementara waktu dia ada di sini, dan kemudian, untuk beberapa waktu, dia tidak ada di mana pun. Pada tahun-tahun setelah kematiannya dia adalah keingintahuan, keanehan dan teka-teki; atau mungkin seorang neurotik, seorang narsisis…
Read More »